Monitoring Evaluasi Risiko Penggunaan Pestisida pada Petani di Kab. Takalar (Desa Kalenna, Kel. Bontolebang, Desa. Kampung Beru Kec. Polongbangkeng Utara) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2015.

Rabu, 29 Juni 2016, 13:52:22 WITA, Dibaca : 244 kali

Pestisida adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Risiko kesehatan yang dialami oleh para pengguna pestisida biasanya berkaitan dengan cara-cara pengamanan pemakaian pestisida tersebut, sedangkan risiko kesehatan yang diderita oleh masyarakat luas umumnya karena terjadinya pencemaran pestisida yang masuk pada rantai makanan, dan keracunan pestisida, baik akibat tertelan atau terhirup pestisida maupun akibat kontak langsung melalui kulit. Tujuan penilaian ini adalah Untuk Memonitoring dan mengevaluasi Risiko Penggunaan Pestisida Pada Petani di Kab. Takalar. Jenis kegiatan adalah Survey Deskriptif yaitu dengan memonitoring dan mengevaluasi risiko penggunaan pestisida dengan Uji Klinis Cholinesterase   dimana hasil pemeriksaan Cholinesterase  darah, wawancara dan   dikumpulkan dalam waktu bersamaan dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil uji sampel darah untuk pemeriksaan kadar cholinesterase dalam darah menunjukkan bahwa didesa Kalenna terdapat 2  orang petani yang sudah melebihi batas normal kadar cholinesterase dalam darahnya, di Kelurahan Bontolebang terdapat 3 orang petani dan di Desa Kampung Beru 1 orang petani.  Rekomendasi dari hasil penilaian adalah Perlunya dilakukan pemeriksaan rutin kadar cholinesterase dalam darah petani untuk mengetahui tingkat risiko penggunaan pestisida pada petani di tiga desa tersebut. Perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan pestisida oleh instansi terkait dalam upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan dan kesehatan.

TUJUAN KEGIATAN

Berdasarkan dengan hal tersebut di atas maka Subdit PLUR Direktorat Penyehatan Lingkungan P2PL bekerjasama dengan BTKLPP Kelas I Makassar dan Dinas Kesehatan Kab. Takalar akan melakukan monitoring dan evaluasi risiko penggunaan pestisida di Kab. Takalar sebagai upaya untuk melihat tingkat risiko penggunaan pestisida terhadap petani yaitu dengan melakukan pengamatan dan pemeriksaan cholinesterase.

KESIMPULAN

Dari hasil uji sampel darah untuk pemeriksaan kadar cholinesterase dalam darah menunjukkan bahwa didesa Kalenna terdapat 2  orang petani yang sudah melebihi batas normal kadar cholinesterase dalam darahnya, di Kelurahan Bontolebang terdapat 3 orang petani dan di Desa Kampung Beru 1 orang petani. 

SARAN/ REKOMENDASI

a.       Perlunya dilakukan pemeriksaan rutin kadar cholinesterase dalam darah petani untuk mengetahui tingkat risiko penggunaan pestisida pada petani di tiga desa tersebut.
b.      Perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan pestisida oleh instansi terkait dalam upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan dan kesehatan.
c.       Dinas Kesehatan bekerjasama dengan lintas sector terkait diharapkan untuk melakukan penyuluhan terhadap petani dalam upaya pengendalian dan penanganan penggunaan pestisida yang aman dan ramah lingkungan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Pencegahan & Pengendalian Penyakit
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP)
Kelas I Makassar.


  • Pro Rakyat
  • Inklusif
  • Responsif
  • Efektif
  • Bersih

Statistik

025107

Pengunjung hari ini : 31
Total pengunjung : 025107

Hits hari ini :45
Total Hits : 100038

Pengunjung Online: 3


Copyright BTKLPP Makassar 2019